Desa Sonoageng Kecamatan Prambon yang terdiri dari lima dusun, dusun Gading, Sonoageng, Waung, Banyu Urip dan Sumber, sebagai pilot proyek kampung KB untuk Kecamatan Prambon tahun 2018, yang dicanangkan sejak tahun 2012 lalu, desa ini memiliki penduduk hampir 10 ribu jiwa dengan jumlah hak pilih sekitar 7 ribu jiwa.
Kampung KB sebagai wahana pemberdayaan masyarakat adalah sebuah program dari BKKBN untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas
Suharto Kepala Desa Sonoageng mengatakan kepada masyarakat dan petugas KB pada hari Selasa (09/10/2018) di gedung pertemuan Desa Sonoageng “Sonoageng sebagai desa yang terdekat dengan pintu masuk dan keluar jalan tol Tran Kediri – Nganjuk harus bisa memanfatkan situasi tersebut dalam kaitanya dengan peningkatan ekonomi masyarakat, yaitu dengan menampilkan UKM atau produik-produk usaha mikro” Ujarnya
Lebih lanjut Suharto mengatakan, terkait dengan kampung KB masih memiliki kendala pada kegiatan Bina Remaja, meskipun sudah diupayakan, karena hal ini memang tidak mudah, karena remaja usia 10-24 tahun saat dimana mereka sedang mencari jati diri mereka.
Selain menyinggung soal remaja Suharto mengatakan sesuai data di desa Sonoageng yang menggunakan kontrasepsi jenis IUD lebih dari 200 kontraseptor, paling banyak adalah kontrasepsi dengan jangka panjang, seperti implan, selain implan yang menggunakan suntik juga relatif banyak, sedangkan jangka pendek berupa Pil KB juga menjadi pilihan sebagian masyarakat desa Sonoageng
Camat Prambon berharap “para remaja bisa membentuk kelompok dan mendatangkan pelatih keterampilan, selain itu juga bisa dirikan pusat informasi dan comeceling remaja atau hal sejenisnya, saya rasa mengenai pembiayaan tidak masalah karena dalam penggunaan ADD juga ada pos pembinaan karangtaruna”. Harapnya
(foto: Nur/Bj )